Skip to main content

MENGENAL INBOUND DAN OUTBOUND DALAM PERGUDANGAN DAN LOGISTIK

By April 25, 2022article
Sewa Gudang di Jakarta Untuk Usaha Anda yang Siap Tingkatkan Profit

Inbound dan Outbound, mengacu pada kegiatan utama didalam bisnis logistik dan pergudangan. Kegiatan ini ada proses memindahkan barang  melalui jalur supply chain.

Meskipun kegiatan dari keduanya bisa dibilang sama, yaitu memindahkan barang, namun sifaatnya berbeda. Inbound lebih mengacu pada supply, atau pasokan. Sedangkan outbound mengacu pada demand barang atau permintaan.

baca juga: Pengelolaan Gudang Tingkatkan Fungsi dari Gudang

Inbound Logistik

inbound logistic adalah proses pemindahan barang mentah, jadi, setengah jadi dari manufaktur, atau channel distribusi lainnya menuju gudang, atau fulfillment center.

Outbound Logistik

outbound logistik  sebaliknya adalah perpindahaan barang jadi ke end user, yang kadang berasal dari distributor atau fullfillment center.

Table perbandingan antara inbound dan outbound logistik:

parameterInbound LogistikOutbound Logistik
DEFINISIInbound logistic menerima barang  atau produk dari supplier, produsen ke gudang atau fullfilment centerOutbound logistik adalah Tindakan yang dilakukan untuk mengirim produk ke end user
PROSESManagemen masuknya barang dan sumber barang untuk diterima di gudang, termasuk mengecek, mendata stok penerimaanMengecek permintaan pengiriman, sampai memastikan barang dapat dikirim sampai ke end user
POINT TUJUANDari supplier, manufacture ( pabrik) atau produsen menuju perusahaan, retailer atau 3plDari produsen menuju perusahaan, retailer atau 3pl menuju ke end user

Point penting dalam proses inbound dan outbound logistik

Inbound Logistik

  1. Jenis barang yang disimpan untuk menentukan nilai dari investasi yang diperlukan untuk menyimpan barang, apakah barang itu barang berbahaya, membutuhkan perlakuan khusus, dan sebagainya
  2. Sifat dari barang yang disimpan:  apakah barang itu barang setengah jadi, atau barang jadi yang memerlukan pengepakan khusus, sehingga pelaku usaha dapat mempersiapkan jenis gudang  yang diperlukan untuk penyimpanan
  3. Lokasi tempat barang yang disimpan, setelah mengetahui jenis dan sifat barang pelaku usaha dapat menentukan lokasi gudang terbaik yang dapat dipilih untuk mengoptimalkan proses inbound logistic

Sementara itu dalam proses outbound logistik poin poin yang harus diperhatikan adalah:

  1.  Data barang tersimpan, dari jumlah, jenis, seri dan data data lain yang diperlukan untuk memudahkan pada saat ada order barang keluar
  2. Order form, untuk memastikan barang yang terkirim jumlah dan jenisnya benar.
  3. Proses pengiriman, apakah dibutuh repackaging, apakah ada treatment khusus untuk barang yang akan dikirim

Dengan mengetahui perbedaan antara inbound dan outbound logistik, diharapkan sobat logistik dapat memilih jenis gudang dan metode operasional apa yang paling cocok dalam bisnis.

Apabila anda ada pertanyaan terkait pergudangan, anda dapat menghubungi kami di info@mmproperty.com, atau melalui tim sales dan marketing kami di 021 2937 9055 (Marketing) 0896 7549 1465 (Astrin) 0898 0613 888 (Maria)

markom

Leave a Reply